Dari kegelapan ku temu petunjuk
Dari kesamaran ku temu kejelasan
Dari keburukan ku temu kebaikan

Sungguh diri ini berlumur dosa
Dosaku menggunung tinggi ya Tuhan
Kehidupanku dahulu penuh kejahilan
Namun dengan rahmatMU
Sedikit demi sedikit cahaya menyinari
Hatiku yang buta dan menolak kebenaran

Tuhan umurku kian dewasa
Diri ini perlukan pendamping
Diri ini perlukan teman
Tidak mampu rasanya ku hadapi jalan ini
Keseorangan dan bersendirian

Tuhan
Kau tahu diri ini selalu
Diuji dengan godaan wanita
Kekadang mampuku gagahi
Kekadang ku tewas
Sungguh lemah hambamu ini


Sungguh Tuhan
Pertolonganmu amat ku perlukan
Kurniakanku pendamping yang setia
Kurniakanku penyejuk mata
Kurniakanku wanita solehah
Kurniakanku teman sejati
Teman yang akan menemani bahtera hidup ini
Teman yang akan ku bawa belayar bahtera ini hingga ke penghujungnya
Bahtera perjuangan menegakkan kalimah tauhid
Bahtera perjuangan dakwah dan tarbiah

Sungguh ku tahu ya Tuhan
Wanita solehah itu
Adalah sebaik-baik perhiasan
Wanita solehah itu
Menjadi idaman setiap lelaki
Yang mendambakan cintaMU
Wanita solehah itu
Pembakar semangat seorang pejuang
Wanita solehah itu
Penguat dikala diri ini lemah
Wanita solehah itu
Menutupi segala keaiban dan kelemahan diriku

Wanita solehah itu
Pelengkap hidup keluargaku
Yang bakal mendidik putera puteriku
Mengenal penciptaNya
Mengenal erti hidup sebagai khalifah dan abid
Mengenal kepentingan tarbiah dan dakwah dalam hidup
Mengenal erti perjuangan
Yang bakal mewarisi perjuangan para anbiya’
Menegakkan dan memastikan
Kalimah tauhid tertegak di muka bumi Allah ini

Wahai permata hidupku
Penyeri kebahagiaan
Namamu akan menjadi ingatan dalam hidupku
Agar ia biasa menjadi kenyataan
Agar Tuhan berikan dikau
Sebagai kurniaan teragung
Menghiasi sekelumit ruang dalam hatiku…

Wanita solehah
anugerah teristimewa
dikurniakan Tuhan
buat mereka yang bergelar lelaki beriman

Wanita Solehah
itulah idaman lelaki beriman
kelembutan wajahmu
kesucian wajahmu
keteguhan imanmu
itulah yang merantai jiwaku padamu

Wanita solehah
kaulah pembina semangatku
di waktu ku luntur
kaulah teman setiaku
di kala suka dan lara
kaulah petunjuk
dikala ku meraba-raba mencari cahaya

Kehadiranmu
benar-benar menggamit jiwaku
merubah segala peribadi jahiliyahku

Cinta pandang pertama
takkan ku lupakan saat itu
namun ku sedar
akan kekurangan diri ini
Dirimu umpama rembulan purnama
yang menerangi malam
gadis yang suci dari segala noda

Diriku
siapalah yang mengerti
siapalah yang peduli
lelaki yang berlumur dengan dosa
punya banyak kelemahan dan kekurangan
sering hanyut dengan dunia yang fana
tidak lekang dengan mainan dunia

Wanita solehah
sungguh dirimu sangat mulia
hanya dirimu yang mampu menawan hatiku

Wanita solehah
adakah kau kan ku miliki
ku pasrahkan segalanya
ku serahkan segalanya pada yang Esa
kerna Tuhan Maha Adil
Maha Mengetahui yang terbaik
untuk hambaNya

Andai kau bukan milikku
andai perpisahan terjadi
sekudus doa ku panjatkan
agar menggantikan dirimu dengan
yang lebih baik

Ku pasrah
ku akur
akan segala ketetapanNya
kerna ku yakin
cinta yang sejati itu
bisa membawa diriku ke syurgaMu
Assalamualaikum w.b.t dan Salam ramadhan buat semua...semoga sentiasa dalam rahmat & kasih sayangNYA...ameen...(",)

Ingin berkongsi lagi satu lagu yang sangat mendalam maksudnya dalam kehidupan insan yg diciptakan berpasang-pasangan...& lagu ini sangat ditujukan dari seorang bapa ( wali perempuan) kepada bakal zauj yang bakal mengendung amanah sebagai zauj pada anaknya @ puterinya..(",)

Lafaz yang bukan sekadar lafaz biasa, namun lafaz yang dipikul sampai akhir hayat. Yang akan dihisab perlaksanaannya di hadapan Tuhan pencipta sekalian alam...

~ Lafaz Sakinah = Lafaz Ijab & QabuL ~

mari bersama mengambil manfaat dari lagu ini..^__^




Tajuk: Saat Lafaz Sakinah
Lagu: Hafiz Hamidun
Lirik: Fadzli Far East

Heningnya...
Sunyi suasana...
Lafaz sakinah bermula

Apa rasa
Diterjemah hanya
Sebak abah, tangis ibunda

prechorus:

Adalah aku, wali puteriku
Serah kini amanahku ini pada mu
Nafkahilah dia, curah kasih dan cinta
Lebih dari yang ku berikan kepadanya

chorus:
Dulu esakkannya sandar di bahuku
Tangisannya kini ku serah padamu
Bukan bermakna, dia bukan milikku
Fitrahnya perlukanmu

Jadikanlah dia wanita syurga
Mengerti benar akan maharnya
Taat itu bukan hanya pada nama
BoldIndah ia pada maksudnya

( Janji seorang zauj setelah di akadkan)

Ku akur
Akan pesanmu
Puterimu kini amanahku

Iringilah
Dengan doamu
Bahagia kami dari redhamu

Ya Rahman...permudahkan segala urusanku...aku hanya mampu merancang & Kau jualah yang menentukan segalanya..sesungguhnya Kau adalah sebaik-baik perancang..berkatilah kami menuju jalanMU...ameen..


Assalamualaikum w.b.t ...

salam ramadhan...semoga kita sentiasa dalam rahmat dan keampunanNYA...hati yang sentiasa berlumba-lumba ingin melakukan kebaikan dan amal...ameen..insyaALLAH..

ana ingin kongsikan satu lagu nasyid yang best dan mempunyai mesej yang mermanfaat..insyaALLAH....mari bersama mendengarnya...(",)




wahai hati...janganlah mudah berputus asa @ mengeluh melakukan sesuatu..ikhlaslah hatimu selalu demi RedhaNYA...ameen...^__^

-duRRah MohsIn@MutiaRa Hatiku-
Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..

Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..


Salam Ramadhan al mubarak kepada semua...sejuta kemaafan dipinta di atas segala kekhilafan diri...mari bersama meningkatkan amal di bulan barakah ini dan istiqomah di bulan2 seterusnya..insyaALLAH...

2 ramadhan - iftar SRIH
16 ramadhan - kelahiran teristimewa...
17 ramadhan - nuzul quran...




ADUHAI PUASA,
pada hari ini aku terpaksa berlapar dahaga kerana mu,
Akan tetapi...
Lapar dan dahaga ini hanyalah sedikit
Jika hendak dibandingkan dengan
kelaparan yang bakal ditanggung di dalam neraka
sekiranya aku tidak boleh bersabar dalam menjalani mu

ADUHAI TERAWIH
setiap malam,peluh menitik membasahi tubuh ku
kerana kehangatan berdiri lama mengerjakanmu
Namun,
Alangkah sedikitnya kehangatan ini
jika dibandingkan dengan kepanasan padang mahsyar
yang mana matahari berada sejengkal di atas kepala ku

ADUHAI TAHAJJUD
alangkah beratnya lambungku untuk dipisahkan
daripada tempat tidurku yang empuk
semata-mata untuk mengerjakanmu..
Namun...
alangkah menyesalnya aku
jika tidurku di dalam kubur sering terganggu
kerana tiada tahujjud yang mengahalang
seksaan munkar dan nakir

ADUHAI MANUSIA
alangkah bahagianya
ornag-orang yang tetap tekun dan sabar dengan amalan ini
Allah swt telah hiaskan syurga khas untuknya
Allah swt telah jauhkan dirinya daripada neraka
keampunan dan keredhaan Allah
yang diharapkan oleh setipa manusia
sentiasa bersama-sama dengannya
di dunia dan di akhirat...
Assalamualaikum w.b.t....



seJuta HaraPan Hanya padaMU Ya ALLAH...(",)

Ramadhan Al Mubarak semakin hampir dengan kita. Sudah tentunya, kita mengimpikan agar Ramadhan kali ini lebih baik daripada Ramadhan sebelumnya.

Jika sebuah kereta mahu mencapai prestasi yang tinggi, enjinnya haruslah dipanaskan terlebih dahulu sebelum perjalanan dimulakan. Begitulah juga dengan iman kita. Syaaban adalah masanya untuk ”memanaskan” enjin rohani dan fizikal kita untuk beribadat dan beramal dengan sungguh-sungguh pada bulan Ramadhan nanti.

Justeru, untuk mendapatkan prestasi amal yang “umphh..” semasa Ramadhan nanti (supaya amal dapat bertahan dari hari #1 sehingga hari #30) :) , perlulah untuk kita berusaha untuk meningkatkan iman yakin kita kepada Allah swt.

Apabila datang YAKIN pada kekuasaan Allah swt, maka, akan datang YAKIN pada janji Allah swt. Apabila hakikat yakin pada Allah swt telah menusup ke dalam hati, maka datanglah hakikat CINTA kepada Allah. Apabila cinta telah hadir, maka akan datang ke TAATan kepada perintahNya.

Seorang pujangga pernah bermadah;

“Seorang kekasih akan mentaati orang yang dikasihinya”

Saya menyeru diri saya sendiri agar berusaha sungguh-sungguh pada bulan ini untuk memantapkan iman..ayuh bersama sahabat..!!!!



Wahai mujahidah,
Bila ku melihat semangatmu yang berkobar-kobar
Hatiku pun ikut tercabar
Tercabar kerna ingin menjadi sepertimu

Kental semangatmu tidak disangsi
Tidak mengenal apa erti putus asa
Setiap kekurangan cuba kau perbaiki
Setiap kelemahan cuba kau atasi
Setiap kesilapan cuba kau hadapi

Aku bangga melihatmu
Seorang mujahidah yang berjuang
Demi untuk menolong Tuhanmu
Dan menjunjung sunnah Nabimu

Halangan, cabaran, tohmahan kau tolak ke tepi
Semakin dicaci semakin teguh kau berdiri
Usahkan mundur
Setapak pun tak mungkin berundur
Sucinya hatimu wahai mujahidah

Seluruh masa, harta, tenaga dan usahamu
Ikhlas kau salurkan untuk-Nya
Keyakinanmu untuk mengembalikan
Islam kembali Pasti menjadi realiti
Hakikat itu pasti terjadi

Walaupun mungkin hayatmu tak kesampaian
Untuk menatap saat-saat kegemilangan
Namun itu bukan penghalang bagimu
Perananmu sudah kau laksanakan
Terserah kepada yang Esa untuk menentukannya
Berusahalah dan teruslah berusaha
Serahkan hasilnya kerana ia milik-Nya

Usah disesali harta yang telah kau infakkan
Usah ditangisi masa yang telah kau sumbangkan
Keyakinan terhadap janji Tuhanmu
Penawar bagi segala kedukaanmu

Syurgalah tempatmu
Istanamu teguh berdiri di sana
Para anbiya dan sahabat teman bicaramu
Pakaian indah pembalut tubuhmu
Makanlah dan minumlah semahumu
Semua untukmu Hanya untukmu
Yakinlah wahai mujahidah tercinta
DenGan GemerLap & BerSinaRnya H.A.T.I ...maKa LahirLah KebaiKan ...
DenGan GeLapnya H.A.T.I...maKa LahiRlah KeJaHatan...
ApaBiLa Manusia Telah MenGeNaLi H.A.T.I nya...Maka dia aKan KenaL diRinya...maKa aKan menGenaL TuhaNnya...

- Imam Al-GhaZaLi r.h -


:: Program bakal menyusul ::

- Kursus Kepimpinan di Kluang 9 - 10 JuLai 2010 -
- Ujian Ke-2 baGi pelaJar SRIH bermula 19 Julai 2010-

semoga ALLAH mempermudahkan segala urusan & sentiasa mendapat keberkatanNYA..ameen...

:: KeeP SiLenT for a while :: MuTiaRa 86 ::

“Jom pergi dengar ceramah”, ajak seorang rakan kepada rakannya yang lain.

“Tak nak lah..Setakat dengar ceramah je nak buat apa. Nak sembahyang? Sembahyang kat rumah pun boleh kan?” jawab rakannya tadi.

Sedih.

Sedih mendengarkan alasan itu. Itulah hebatnya Allah SWT, hanya Dia-lah sahaja yang mampu untuk menggerakkan hati manusia seperti saya dan anda untuk menuju redha-Nya. Namun, hidayah daripada Allah SWT bukannya alasan untuk tidak mencari keimanan kepada-Nya.

“Jom kita puasa”, kata seseorang kepada rakan karibnya.

“Hehe.. Hidayah Allah tak sampai lagilah. Tak sampai seru, dah sampai nanti aku puasa la. Jangan risau, nanti aku puasa tiap-tiap hari..huhu“, jawab rakannya dengan selambernya.

Apakah perasaan anda jika mendengar kata-kata seperti itu? Mungkin kemarahan akan menjelma ketika itu bukan? Sabarlah dan terus bersabar. Seorang da’ie tidak mengenal erti putus asa. Bukan kejayaan yang Allah lihat, tetapi kesungguhan yang tidak mengenal erti putus asa itulah yang menjadi perhatian Allah SWT. Lagi dan lagi berusaha berdakwah.

TAKUT DIDAKWAH?

“Panas.. Panas!! Aku tak boleh dengar lagu-lagu nasyid ni. Aku jadi terbakar nanti!”, kata seorang teman kepada saya suatu ketika dahulu.

Terbakarkah apabila mendengar ayat-ayat Allah? Hanya syaitan sahaja yang lari bertempiaran apabila mendengar ayat-ayat Allah SWT. Mengapa pula apabila mendengar frekuensi yang ‘lebih hangat daripada biasa’ tidak terbakar pula? Kita sengaja meletakkan Allah itu jauh dari diri kita, kerana itulah kita sukar mendapatkan-Nya.

Kebiasaannya, dakwah adalah satu perkataan yang sangat ditakuti. Kebanyakan orang akan mentafsirkannya atau menyamakannya dengan gerakan pencegah maksiat. Pernah suatu ketika saya ke pusat bowling dengan memakai kopiah, ramai yang menjauhkan diri kerana takut melihat saya dan takut saya ber’ceramah’ kepada mereka, walhal saya mahu bermain bowling sahaja. Waduh..

Sabda Nabi Muhammad SAW adalah benar iaitu di akhir zaman, sesiapa yang membawa Islam akan diherdik dan dikatakan pelik.

Daripada Abu Hurairah r.a. berkata: Bersabda Rasulullah saw, “Islam mula tersebar dalam keadaan dagang (asing). Dan ia akan kembali asing pula. Maka beruntunglah orang­ orang yang asing”.

(Hadis Riwayat Muslim)

Benar. Islam sudah dikira dagang (pelik dan asing). Orang bersolat dikatakan jumud. Orang menutup aurat dikatakan ketinggalan zaman dan tidak mengikut fesyen semasa. Itulah yang berlaku sekarang, beruntunglah orang-orang yang ‘pelik’ itu.

LAYAKKAH KITA BERDAKWAH?

“Kau pun banyak buat dosa, nak dakwah orang pulak!”

“Kau nasihatkan orang, tapi buat jugak!”

“Kita bukan ulama, mana boleh cakap hal-hal agama ni!”

Kata-kata yang biasa kita dengar dan mungkin juga kita yang menyebutnya. Benar. Kita bukanlah seorang alim atau ulama yang mempunyai ilmu yang menggunung dalam bidang agama, kita insan yang dahagakan ilmu agama sebenarnya. Tetapi agama itu nasihat, semua yang kita tuturkan (yang baik) adalah dakwah. Janganlah menyebut soal hukum yang berat-berat, kerana bukan di bawah bidang kuasa kita, hanya sekadar ilmu yang kita tahu dan sebutlah berkenaan akhlak, adab dan hal-hal lain yang simple-simple sahaja (mengikut tahap ilmu).

Bukankah Nabi Muhammad SAW telah bersabda bahawa sesiapa yang mengucapkan syahadah, maka dia adalah seorang pendakwah? Maka menjadi tanggungjawab kita untuk menyampaikan agama walaupun sepotong ayat. Dakwah orang biasa jangan disamakan dengan pendakwah bertauliah, jika disamakan, maka ramailah yang tidak mahu berdakwah nanti.
Dakwah yang paling mudah ialah menunjukkan akhlak yang baik. Insya-Allah semua mampu melakukannya. Tiada alasan untuk tidak berdakwah dan janganlah menyempitkan makna dakwah itu sendiri. Saya dan anda adalah pendakwah dan orang yang didakwah kerana ianya proses mengenal TUHAN. Nabi Musa a.s yang mempunyai kelebihan untuk bercakap terus dengan Allah SWT pun ditarbiyah oleh Allah SWT. Ini menunjukkan manusia ini perlu sentiasa didakwah, ditarbiyah dan ditazkirah.

“Allah berfirman “Aku sepertimana sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Dan Aku akan bersama hamba-Ku jika dia mengingati-Ku. Kalau dia mengingati-Ku di dalam dirinya, Aku akan mengingatinya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingati-Ku di khalayak ramai, Aku mengingatinya di tengah khalayak yang lebih ramai lagi (para malaikat dan seluruh makhluk). Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, Aku mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, Aku mendekatinya sedepa. Apabila dia mendekati-Ku dengan berjalan, Aku mendekatinya dengan berlari”

(Hadis Qudsi Riwayat Bukhari)

Walaupun kita tidak mahu berubah, tetapi sekurang-kurangnya tetapkan di dalam hati yang kita mahu ditarbiyah dan mahukan agama kerana ianya pintu hidayah kepada kita. Seperti Saidina Umar r.a yang memerangi Islam dan Nabi SAW. Akhirnya beliau memeluk Islam kerana hatinya terbuka mahukan agama.

Bacalah dengan niat untuk mendapat manfaat. Insya-Allah kita akan berada dalam kalangan hamba-hamba-Nya yang sentiasa ingat dan saling memperingati. Ingatlah, kita akan didakwah dan berdakwah!



WaniTa ibarat BunGa....

cantik indahnya pada pandangan mata hanyalah sementara...

yang kekal jadi pujaan manusia...hanyalah wanita yang mulia akhlaknya...kerana akhlak itu umpama bunga diri.....

tiada guna berwajah cantik...tetapi akhlak buruk...

tiada guna juga berwajah cantik..tetapi hati kosong dari ilmu....

ibarat bunga....

ada yang cantik bila dipandang...tetapi busuk baunya...

ada pula yang kurang menarik dan baunya juga kurang menyenangkan....

ada juga bunga yang tidak cantik pada pandangan mata kasar....tetapi bila dihalusi dengan mata hati...ternyata amat tinggi nilainya...(",)

Moga diriku seperti Khadijah..Masyitah..Aisyah..Muthiah dan Ainul Mardhiyah..!! Ana ingin menjadi bunga idaman IsLam (",)
What is love? Love is definitely essential in our life. How much we appreciate love in our life? What can we get from love? Here, I will show you what LOVE is.


L
ucky
;

Being lucky as a Muslim. Learn the meaning of love in Islam is beautiful. I love Allah, Prophet Muhammad (pbuh), my parents, family and all my Muslim sisters and brothers.

O
bey
;

Obey the rules in Al-Quran and As-Sunnah, we will surely get the perfect blissful life. There are many things that I learnt in Al-Quran and As-Sunnah, including love. As we know, Islam is a religion that loves peace.

Vow;

Vowing that there is no god but Allah, Muhammad is the Messenger of Allah. Only Allah is The One who we cannot forget. He is always watching us and always cares about us.

Effort;

Love is an effort to get the meaningful life. Always caring and being honest is a vital in love. We need to be caring and honest with our brothers and sisters in Islam and to all people all around the world.



That is LOVE, which will always makes us smile and happy, always in our heart, forever and ever...InsyaAllah.

with lurve,

-duRRah Mohsin-

Assalamualaikum w.b.t....

sekadar ingin berkongsi lagu yang menyentuh jiwa...hayati liriknya...semoga mendapat manfaat darinya...:))




Ya Allah... Ya Allah...
Ya Allah... Ya Allah...
Ya Allah... Ya Allah...
Ya Allah... Ya Allah...

Di keheningan malam
Tafakur di kesyahduan
Merindui janji-Mu Tuhan
Bantuan di perjuangan

Kutitiskan air mata
Taubat segala dosa
Moga terangkat penghijab kalbu
Antara kau dan aku

Ya Allah ya Tuhanku
Kusujud pada kudrat-Mu
Kuserahkan jiwa ragaku
Pada takdir iradhat-Mu

Pimpinlah daku dalam redha-Mu
Kasihi daku dalam rahmat-Mu
Hanya pada-Mu aku mengadu
Ya Allah ya Tuhanku

Ya Allah... Ya Allah...
Ya Allah... Ya Allah...
Ya Allah... Ya Allah...
Ya Allah... Ya Allah...


Ya Allah, dunia yang Engkau hamparkan ini indah, tetapi durinya sering menusuk. Nikmat yang Kau berikan takkan dapat untukku menghitungnya. Tetapi ya Allah, hambaMu ini sering alpa dan lena dek buaian mimpi yang tak sudah. Ya Allah, ujian yang Engkau berikan terasa begitu memeritkan, kadangkala ianya menguji kesabaran dan keimananku yang terkadang nipis, senipis kulit bawang. Ya Allah, jika ini ujian yang pantas untukku lalui, bantulah aku. Agar aku tidak tersasar dari jalanMu. Agar aku bisa bersyukur dengan ujianMu ini ya Allah.

Buat insan yang diuji, bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama-sama kamu. Percayalah, Allah mendengar segala tangisan dan kesedihanmu itu. Ingatlah ujian Allah ini bukan satu penyiksaan, tetapi hakikatnya engkaulah insan yang terpilih. Engkaulah insan yang layak menerima rahmat dan keredhaanNya, sekiranya engkau sabar dan redha. Firman Allah dalam surah Al-Baqarah, ayat 214:



Adakah patut kamu menyangka bahawa kamu akan masuk syurga, padahal belum sampai kepada kamu (ujian dan cubaan) seperti yang telah berlaku kepada orang-orang yang terdahulu daripada kamu? Mereka telah ditimpa kepapaan (kemusnahan hartabenda) dan serangan penyakit, serta digoncangkan (oleh ancaman bahaya musuh), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang ada bersamanya: Bilakah (datangnya) pertolongan Allah?" Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat (asalkan kamu bersabar dan berpegang teguh kepada ugama Allah).

Terimalah takdir yang telah ditetapkan Allah untukmu wahai insan. Terimalah dengan hati yang terbuka, berlapang dadalah kamu dengan segala ketentuanNya. Kerana pasti akan ada kemanisan disebalik kepahitan yang engkau rasai.Wahai insan yang diuji, jangan sekali engkau merasa keseorangan. Sungguh, Allah sentiasa bersamamu. Setiap derita yang engkau lalui itu sering diiringi rahmat ujianNya, maka bersabarlah dan tabahlah. Firman Allah dalam surah Al-Furqan, ayat 20:




Dan Kami tidak mengutus Rasul-rasul sebelummu (wahai Muhammad) melainkan orang-orang yang tentu makan minum dan berjalan di pasar-pasar, dan Kami jadikan sebahagian dari kamu sebagai ujian dan cubaan bagi sebahagian yang lain, supaya ternyata adakah kamu dapat bersabar (menghadapi ujian itu)? Dan (ingatlah) adalah Tuhanmu sentiasa Melihat (akan keadaan makhluk-makhlukNya).

Untuk insan yang diuji, sedang ramai teman-temanmu yang lalai diuji dengan kesenangan dan kekayaan mereka, tetapi engkau diuji dengan derita dan kesengsaraan. Sedarkah engkau wahai insan terpilih, engkaulah yang bertuah dan beruntung, kerana ujian yang diberikanNya membuatkan Engkau semakin dekat denganNya.Tidakkah engkau melihatnya? Tidakkah engkau menyedarinya? Bersyukurlah, bersyukurlah, bersyukurlah wahai insan yang dikasihi Allah.



Bulan
yang ditunggu-tunggu oleh mereka yang mencari kebajikan yang banyak. Sesungguhnya Allah menganugerahkan rahmat kepada hamba-hambaNya dalam bulan ini. Barangsiapa memuliakan bulan Rejab, nescaya Allah memuliakan mereka dengan seribu kemuliaan.

Bahkan dalam satu hadith, Nabi Muhammad saw. bersabda bahawa," Rejab ialah bulan Allah, Sya'aban bulanku dan Ramadhan adalah bulan umatku." (Perawi Ahli Hadis Al-San'ani , Kitab Mawdhu'aat al-San'ani ).Gandingan 3 bulan (Rejab, Sya'aban dan Ramadhan) merupakan satu tempoh yang amat berkat. Setiap satu mempunyai keistimewaan tersendiri.

Kemuliaan Rejab kerana Israk Mikrajnya, Sya'aban dengan malam Nisfu Sya'aban dan Ramadhan dimuliakan dengan Lalilatul Qadr. Di antara rahmat Allah yang terbesar dikurniakan kepada hambaNya ialah dengan melipatgandakan pahala setiap amalan yang dilakukan dalam bulan ini. Di antara amalan pada waktu siang ialah puasa, solat sunat, tasbih, selawat, membaca al-Quran, istighfar, sedekah dan seumpamanya. Manakala waktu malam diisi dengan solat tahajud, solat sunat tasbih, zikir, tasbih, selawat, baca al-Quran dan istighfar. Sepanjang Rejab, Allah melipatgandakan pahala dan keampunan serta mengangkat darjat di dalam syurga.
Banyak hadith yang disabdakan oleh Nabi Muhammad saw berhubung memperbanyakkanlah berpuasa dalam bulan Rejab dan mengerjakan solat malam.
الامام ابن القيم رحمه الله:-
قال وكل حديث فى ذكر صوم رجب و صلاة بعض الليالى فيه فهو كذب مفترى
كتاب المنار المنيف 96

Selain berpuasa, umat Islam digalakkan beristighfar. Bacalah doa istighfar Rejab yang banyak dinukilkan di dalam kitab-kitab. Allah melimpahkan keampunan dan rahmat yang tidak diberi pada bulan-bulan lain. Amalan sedekah juga dibalas dengan ganjaran yang banyak. Dinukilkan bahawa barangsiapa bersedekah dalam bulan Rejab diberi ganjaran setiap sehelai bulu roma di tubuhnya dengan 1000 kebajikan, diangkat 1000 darjat dan dihapus 1000 kejahatan.

Sungguh banyak sekali hadith dan keterangan ulama' mengenai ganjaran dan kebesaran Rejab. Yang lebih penting bukan setakat menghuraikan kelebihan, tetapi sejauh mana kita mengamalkan atau mengambil peluang dari tawaran Allah ini. Kalau Kompleks Membeli-belah mengadakan tawaran istimewa atau jualan murah, kita akan keluar berduyun-duyun seolah-olah berpesta untuk mendapatkan barangan yang ditawarkan. Tetapi adakah begitu respon kita apabila Allah membuka tawaran yang Maha Hebat ini. Satu tawaran yang tiada tolok bandingannya. Satu tawaran yang kekal abadi. Satu tawaran yang menjamin kebahagiaan di dua alam - dunia dan akhirat.

Harapan kita biarlah kita untung dan bahagia di dunia dan akhirat. Sama-samalah kita berusaha ke arah memperbaiki hidup sepanjang Rejab ini supaya Allah menambahkan ketakwaan dan kekuatan kita untuk melakukan amal iibadat dalam bulan Sya'aban dan Ramadhan yang bakal menjelang. Semoga kita berpeluang berada dalam bulan yang paling mulia - Ramadhan dan akhirnya semoga kita sentiasa mendapat keredhaan Allah. AMIN!


*** 5 reJab tarikh kelahiranku =)) ***
Hiduplah dalam iman walau hari dipenuhi dugaan

berjalanlah dengan penuh
harapan walau hidup tak selalu bahagia

sedekahkanlah sebuah
senyuman walau hatimu tak mampu lagi bertahan

belajarlah
memaafkan walau diri terluka

berhentilah memberi alasan walau ingin menyatakan kebenaran


berazamlah dalam kehidupan walau kita tiada keyakinan


sesungguhnya kehidupan sebuah perjalanan

perjalanan yang belum pasti

kiranya kecundang itulah ujian

kesabaran dan ketabahan perlu digenggam

yang pasti kita hambaNya.

* semoga kita sama2 tabah dalam kehidupan. =)

Ya Rabbi...Berikanlah kesihatan kepada umiku..agar kesihatannya seperti sediakala..krn dia insan yg amat aku sayangi & kasihi....ameen....

- tinta mutiara durrah -
si ComeL yg bernaMa NurAisHaH ALlysa.....=)

taHun 1 Bukhari...Sek reNdaH ISLAM hiDaYah, SkuDai...JoHor..

sanGat peTah berCakap...beRani...& InsyALLAH ada ciri kepimpinan...N bertanggungjawab...

sekrg menyandang Jawatan sbg PenolonG ketua KeLas 1 Bukhari..heee....^__^

&....saYa sbg Guru Kelasnye....(",)

o.K...itu saja yg nak di KonGsi...iLaLiqo' wa maSSaLamah...
“Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (iaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”(Al-Baqarah:45-46)

Ibnu Katsir menjelaskan satu prinsip dan kaedah dalam memahami Al-Qur’an berdasarkan ayat ini bahawa meski pun ayat ini bersifat khusus ditujukan kepada Bani Israel kerana konteks ayat sebelum dan sesudahnya ditujukan kepada mereka, namun secara dasarnya bersifat umum ditujukan untuk mereka dan selain mereka. Bahkan setiap ayat Al-Qur’an, langsung atau tidak langsung sesungguhnya lebih diarahkan kepada orang-orang yang beriman, kerana hanya mereka yang mahu dan bersedia menerima pengajaran dan petunjuk apapun daripada Kitabullah.

Maka peristiwa yang diceritakan Allah Taala tentang Bani Israel, terkandung di dalamnya perintah agar orang-orang yang beriman mengambil pengajaran daripada peristiwa yang dialami mereka. Begitulah kaedah dalam setiap ayat Al-Qur’an sehingga kita dapat mengambil bahagian dari setiap ayat Allah SWT.

“Al-Ibratu Bi’umumil Lafzhi La Bikhusus Sabab”
(Yang harus dijadikan dasar pedoman dalam memahami Al-Qur’an adalah umumnya lafaz, bukan khususnya sebab atau peristiwa yang melatarbelakanginya).

Perintah dalam ayat di atas sekaligus merupakan salah satu kaedah penyelesaian agar umat secara kolektif dapat mengatasi dengan baik segala kesulitan dan masalah-masalah yang datang silih berganti. Sehingga melalui ayat ini, Allah SWT memerintahkan agar kita memohon pertolongan kepada-Nya dengan senantiasa mengamalkan sikap sabar dan menjaga solat dengan istiqamah. Kedua hal ini merupakan saranan meminta tolong yang terbaik ketika menghadapi pelbagai kesulitan. Rasulullah SAW selaku uswah hasanah, telah memberi contoh yang terbaik dalam mengamalkan ayat ini. Di dalam sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dijelaskan bahawa,

“Sesungguhnya Rasulullah SAW apabila menghadapi suatu persoalan, baginda segera mengerjakan solat“.

Huzaifah bin Yaman menuturkan,

“Pada malam berlangsungnya perang Ahzab, saya menemui Rasulullah saw, sementara baginda sedang solat seraya menutup tubuhnya dengan jubah. Apabila baginda menghadapi persoalan, maka baginda akan mengerjakan solat“.

Bahkan Ali bin Abi Thalib menuturkan keadaan Rasulullah SAW pada perang Badar,

“Pada malam berlangsungnya perang Badar, semua kami tertidur kecuali Rasulullah SAW, baginda solat dan berdoa sampai pagi“.

Dalam riwayat Ibnu Jarir dijelaskan bagaimana pemahaman sekali gus pengamalan sahabat Rasulullah SAW terhadap ayat ini. Diriwayatkan bahawa ketika Ibnu Abbas melakukan perjalanan, kemudian sampailah berita tentang kematian saudaranya Qatsum, beliau terus menghentikan kenderaannya dan segera mengerjakan solat dua rakaat dengan melamakan duduk. Kemudian beliau bangkit dan menuju ke kenderaannya sambil membaca,

“Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’“.

Secara khusus untuk orang-orang yang beriman, perintah menjadikan sabar dan solat sebagai penolong ditempatkan dalam rangkaian perintah zikir dan syukur.

“Kerana itu, ingatlah kamu kepada-Ku, nescaya Aku ingat (pula) kepadamu dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah SWT sentiasa bersama dengan orang-orang yang sabar“. (Al-Baqarah: 152-153)

Dalam kaitan dengan zikir, menjadikan sabar dan solat sebagai penolong adalah zikir. Siapa yang berzikir atau mengingati Allah dengan sabar, maka Allah akan mengingatinya dengan rahmat. Masih dalam konteks orang yang beriman, sikap sabar yang harus selalu diwujudkan adalah dalam rangka menjalankan perintah-perintah Allah Taala, kerana beban berat yang ditanggungnya akan terasa ringan jika diiringi dengan sabar dan solat. Ibnul Qayyim mengklasifikasikan sabar dalam rangka menjalankan perintah Allah Taala termasuk sabar yang paling tinggi nilainya dibandingkan dengan sabar dalam menghadapi musibah dan persoalan hidup.

Syeikh Sa’id Hawa menjelaskan dalam tafsirnya, Asas fit Tafasir kenapa sabar dan solat sangat tepat untuk dijadikan saranan meminta pertolongan kepada Allah Taala. Beliau mengungkapkan bahawa sabar dapat mendatangkan pelbagai kebaikan, sedangkan solat dapat mencegah dari pelbagai perilaku keji dan mungkar. Disamping itu juga solat dapat memberi ketenangan dan kedamaian hati. Keduanya (sabar dan solat) digandingkan dalam kedua ayat tersebut dan tidak dipisahkan, kerana sabar tidak sempurna tanpa solat, demikian juga solat tidak sempurna tanpa diiringi dengan kesabaran. Mengerjakan solat dengan sempurna menuntut kesabaran dan kesabaran dapat terlihat dalam solat seseorang.

Lebih terperinci, Syeikh Sa’id Hawa menjelaskan saranan lain yang berkaitan dengan sabar dan solat yang boleh dijadikan penolong. Puasa termasuk ke dalam perintah meminta tolong dengan kesabaran kerana puasa adalah separuh dari kesabaran. Sedangkan membaca Al-Fatihah dan doa termasuk ke dalam perintah untuk meminta tolong dengan solat kerana Al-Fatihah itu merupakan sebahagian daripada solat, begitu juga dengan doa. Memohon pertolongan hanya kepada Allah merupakan ikrar yang selalu kita lafazkan dalam setiap solat kita,

“Hanya kepada-Mu-lah kami menyembah dan hanya kepada-Mulah kami mohon pertolongan“.

Agar permohonan kita diterima oleh Allah, tentulah harus mengikuti ajaran dan petunjuk-Nya. Salah satu dari petunjuk-Nya dalam memohon pertolongan adalah dengan sentiasa bersikap sabar dan memperkuat hubungan yang baik dengan-Nya dengan menjaga solat yang berkualiti. Disinilah solat merupakan cerminan dari penghambaan kita yang tulus kepada Allah.

Kepentingan sabar menurut Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dapat dilihat dari dua hal: Pertama, sabar kerana Allah atas apa yang disenangi-Nya, meskipun terasa berat bagi jiwa dan raga. Kedua, sabar kerana Allah atas apa yang dibenci-Nya, walaupun hal itu bertentangan keinginan hawa nafsu. Barangsiapa yang bersikap seperti ini, maka ia termasuk orang yang sabar yang Insya Allah akan mendapat tempat terhormat.

Betapa kita sangat memerlukan limpahan pertolongan Allah SWT dalam setiap aktiviti dan persoalan kehidupan kita. Adalah sangat tepat jika secara bersama-sama kita dapat mengamalkan petunjuk Allah dalam ayat di atas agar permohonan kita untuk mendapatkan pertolongan-Nya segera menjadi kenyataan. Amin.

Sumber: Dipetik daripada KCB Yahoo Groups; Dr. Attabiq Luthfi, MA, Dakwatuna


Ya ALLAH...ku mohon petunjuk dariMu dlm apa jua yg aku lakukan...

Ya ALLAh....ku mohon jangan Kau biarkan nafsu & syaitan mempengaruhi gerak hati & keputusanku.....

Ya ALLAh.... pinjamkan daku kekuatan serikandi2 islam ....dlm mengharungi liku2 kehidupan yg sementara ini....

Ya ALLAH....lapangkan dadaku....permudahkan segala urusanku...agar sentiasa dlm redhaMU...
berikalanlah ketenangan di hati ini....supaya hati ini tahu bahawa Engkau sentiasa disisi ku...dlm apa jua keadaanku.......

ampunkan diri ini Ya ALLAH....ampunkan Ya ALLAH....
sesungguhnya....hanya padaMu tempat aku mengadu & memohon segalanya.....


- DuRRah Mohsin -
- Ahad, 9.53 p.m-


Semalam yang berlalu,
Seakan ada yang ingin kutinggalkan,
Kelukaan, kesedihan dan kepedihan,
Kugumpal menjadi satu,
Kualirkan bersama waktu yang berlalu.

Pergilah,
Jangan lagi pernah kalian hadir,
Mengocak tenangnya damai kalbu.

Tuhan,
Berikan kami bahagia,
Berikan cerita gembira,
Tenang jiwa dalam pelukan kasihMu,
Dijalan penuh berliku.

Mohon wahai tuhan,
Luruskan langkah kami,
Agar teguh menapak,
Kukuh berlari,
Meredah onak berduri,
Tanpa peduli,
Perjalanan ini.

Berikan kami cahayaMu, Mohan kami pimpinanMU...

Untuk peringatan pada diri yang sering alpa dengan keindahan dunia yang hanya palsu belaka. Sedarlah bahawa bumi sentiasa berkata-kata dengan manusia namun masih ramai lagi manusia yang lalai dan leka.

Berkata Anas Bin Malik r. a; Sesungguhnya setiap hari bumi menyeru kepada manusia dengan sepuluh perkara;

1. Wahai anak Adam! Berjalanlah di atas perutku, tetapi ingatlah! Engkau akan dimasukkan ke dalamnya kelak.

2. Engkau melakukan maksiat di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan diazab di dalam perutku.

3. Engkau ketawa di atas perutku, tetapi ingatlah! Engkau akan menangis di dalam perutku.

4. Engkau bergembira di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan kecewa di dalam perutku.

5. Engkau mengumpul harta di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan menyesal di dalam perutku.

6. Engkau makan benda yang haram di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan dimakan oleh ulat di dalam perutku.

7. Engkau angkuh di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan dihina di dalam perutku.

8. Engkau berlari dengan riang di atas belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan jatuh di dalam perutku dalam keadaan dukacita.

9. Engkau hidup di dunia bersiramkan cahaya matahari, bulan dan bintang di belakangku, tetapi ingatlah! Engkau akan tinggal dalam kegelapan di dalam perutku.

10. Engkau hidup di atas belakangku beramai-ramai, tetapi ingatlah! Engkau akan keseorangan di dalam perutku.






Segala aspek kehidupan ini bermula daripada hati. Oleh itu di bawah ini ada
beberapa cara bagaimana hendak mencuci hati. Diolah oleh pakar motivasi
Datuk Dr. Haji Fadzilah Kamsah.

1. Dirikan solat dan banyakkan berdo’a Ini adalah salah satu kaedah yang sungguh berkesan. Semasa berdo’a turut katakan “Ya,Allah jadikan hatiku bersih”


2. Selawat keatas Nabi Muhammad s.a.w paling minima 100 X sebelum tidur
Ini merupakan satu pelaburan yang mudah dan murah. Disamping dosa-dosa diampunkan, otak tenang, murah rezeki, orang sayangkan kita dan mencetuskan semua perkara kebaikan.


3. Solat taubat Selain daripada memohon keampunan, dapat mencuci hati dan menenangkan minda.

4. Membaca Al-Quran Selain dapat mencuci hati juga menenangkan jiwa, penyembuh, penenang, terapi. Sekurang- kurangnya bacalah “Qulhu-allah” sebanyak 3X.

5. Berma’af-ma’afan sesama kawan setiap hari Semasa meminta maaf perlu sebutkan.

6. Bisikan kepada diri perkara yang positifJangan sesekali mengkritik, kutuk diri sendiri, merendah-rendahkan kebolehan diri sendiri.katakan lah “Aku sebenarnya……(perkara yang elok-elok belaka)

7. Program minda/cuci mindaPaling baik pada waktu malam sebelum tidur, senyum, pejam mata, katakan di dalam hati “Ya, Allah cuci otak aku, cuci hatiku, esok aku nak jadi baik, berjaya, ceria, bersemangat, aktif, positif”. Menurut kajian saikologi, apa yang disebut sebelum tidur dapat dirakamkan sepanjang tidur sehingga keesokan harinya – CUBALAH!!).

8. Berpuasa Sekiranya dalam berpuasa terhindar dari melakukan perkara-perkara kejahatan.

9. Cuba ingat tentang mati (Sekiranya hendak melakukan sesuatu kejahatan, tidak sampai hati kerana bimbang akan mati bila- bila masa).

10. Kekalkan wuduk.

11. Bersedekah.

12. Belanja orang makan.

13. Jaga makananjangan makan makanan yang shubhah.(diragui halal dan haramnya.)

14. Berkawan dengan ulama.

15. Berkawan dengan orang miskin (menginsafi).

16. Pesan pada orang, jadi baik.

17. Menjaga pacaindera (mata, telinga, mulut…dsb), jangan dengar orang mengumpat

**Jangan bertangguh lagi.. Jom kita sama-sama mengamalkannya smiley-wink

Setiap saat ku lalui hidupku bersamamu ibunda,
Ku rasakan ketenangan dan kenyamanan,
Menyusahkan dirimu menjadi kebiasaan,
Namun kau tetap tersenyum riang.

Saat ku masih kecil,
Ku ganggu tidurmu dengan tangisan nakal ku,
Ku sibukkan harimu dengan merawatku,
Namun kau tak pernah mengeluh.

Dan disaat ku beranjak remaja,
Di saat ku sedang mencari jati diriku,
Kau selalu hadir dengan ketegasanmu,
Yang kau balut kasih sayang dan cinta kepadaku.

Namun saat ku beranjak dewasa,
Aku mengecewakanmu,
Ku musnahkan impianmu,
Namun kau tetap tersenyum padaku.

Padahal ku tahu hatimu menangis,
Kau begitu hebat bunda,
Kau biarkan hatimu menangis,
Hanya kerana kau tak mahu melihat diriku bersedih.

Melihat diriku terpukul dengan kegagalanku mewujudkan impianmu,
Dari kecil hingga dewasa tak pernah sekalipun permintaanku kau abaikan,
Dan keinginanku selalu kau kabulkan,

Ya ALLAH…
Panjangkanlah umur bundaku,
Kerana ku masih membutuhkannya,
Ku ingin mewujudkan impiannya,
Walau diriku pernah mengecewakannya.

Ya ALLAH...
Hambamu memohon kepadamu,
Jikalau engkau memanggil bundaku tercinta,
Ku mohon padamu Ya Rabbi,
LindungiLah bunda dari api siksamu,
Seperti dia melindungiku selama ini.

Dia membesarkanku dengan izinmu,
Dan disaat kau panggil bundaku,
Kumohon izinmu Ya Rabbi,
Untuk bundaku memasuki syurgaMu.
Dengan kecantikanmu,
Kau lebih indah daripada mentari,
Sinar Wajahmmu,
Dipancari nur iman yang hakiki,

Dengan akhlakmu,
Kau lebih wangi dari segala haruman,
Lebih indah dari segala perhiasan,
Perhiasan dunia,
Engkaulah yang terindah,

Dengan rendah hatimu,
Kau lebih tinggi dari rembulan,
Walau hatimu di dasar lautan,
Tetap disanjung,
Setinggi bintang berkelipan,
Indah nian menghiasi malam,

Dengan kelembutanmu,
Kau lebih halus dari rintik hujan.
Renyai membasahi bumi ciptaan Tuhan,
Dalam kelembutan itu,
Ada jua ketegasan muslimah sejati,
Engkaulah mawar berduri,

Maka,
Pertahankanlah keindahan ini,
Agar terusan menjadi sayap kiri
perjuagan Islam,
Berjuag Iillahi Taala,
Martabatkan Ad-deen istiqamah dipelihara,
Penegak kalimah Allah di muka Bumi,

Engkaulah mujahidah solehah....





Dalam menyoroti perjuangan dan cabaran tugas seseorang guru itu, Sasterawan Negara, Dato' Usman Awang telah tergerak hati untuk menukilkan sebuah sajak khusus bagi menghargai jasa-jasa warga guru yang bertajuk 'Guru Oh Guru' ;

Dialah pemberi paling setia,
Setiap akar ilmu miliknya,
Pelita dan lampu segalanya,
Untuk manusia jadi dewasa

Dialah ibu bapa dan sahabat,
Alur kesetiaan mengalir nasihat,
Pemimpin yang ditauliah segala umat,
Seribu tahun katanya berhikmat.

Jika hari ini Perdana Menteri berkuasa,
Jika hari ini Raja menaiki takhta,
Jika hari ini presiden sebuah negara,
jika hari ini ulama mulia,
Sejarahnya dimulakan oleh guru biasa,
Dengan lembut sabar,
Mengajar tulis baca.

Di mana dia berdiri di muka muridnya,
Di sekolah mewah di ibu kota,
di bangunan tua di sekolah Hulu Terengganu,
Dia guru wakili seribu buku.

Semakin terpencil duduknya di ceruk desa,
Semakin bererti tugasnya pada negara,
Jadilah apa pun pada akhirnya,
Budi yang diapung di dulang ilmu,
Panggilan keramat 'cikgu' terpahat,
Menjadi kenangan ke akhir hayat.




Demikian syahdunya pujian dan sanjungan beliau terhadap tugas seorang guru kepada anak bangsa. Meskipun pada waktu yang sama tugas anggota polis, tentera, bomba, doktor, petani dan jururawat juga amat penting, namun tugas seorang pendidik lebih murni dan unggul. Guru adalah nukleus kepada semua komponen pekerjaan dan tenaga kerja yang dinyatakan itu.

Baik serta efektifnya hasil dan kualiti didikan guru itu, maka baiklah mereka yang bakal memenuhi profesion-profesion berkenaan pada masa akan datang dan begitulah sebaliknya.
Mari kita sama-sama renungi hakikat berikut:

"Jika hari ini, seorang Perdana Menteri, seorang Presiden, seorang Raja yang berjiwa rakyat, Jika hari ini, seorang peguam petah berbicara, seorang jurutera binaannya tegar, seorang arkitek lakarannya diterima, Jika hari ini, seorang saintis menemui formula, seorang doktor pembedahannya berjaya, seorang pengurus dikasihi pekerjanya, Jika hari ini, seorang penulis karyanya terkemuka, seorang hartawan mendermakan harta, seorang pensyarah menjana cendekia, seorang gradua visinya ketara, Jika hari ini, seorang ulama' telus tarbiyahnya, seorang ahli sukan bergelar juara dunia, seorang menjadi dewasa, semua orang sejahtera dan bahagia."

Siapakah yang melahirkan insan gemilang yang terungkap dalam coretan di atas?

Bukankah kaum guru yang telah rela hati dan ikhlas jiwa raga menyalakan obor menerangi lorong-lorong dan liku-liku ilmu yang gelap-gelita itu?

Bukankah jasa warga 'mu'allim' yang telah meneruja dan membangkitkan semangat para pelajar sehingga terserlah kehebatan dan bakat cemerlang mereka itu?


Demikian hebat dan agungnya pengorbanan guru yang sejati dan bestari. Seluruh jiwa dan raga, hidup dan matinya adalah untuk berkhidmat, mendidik dan memimpin putera puteri nusa tercinta. Oleh yang demikian, setinggi mana pun kedudukan dan pangkat kita, jangan kita lupa akan jasa dan bakti mereka dalam menyampaikan ilmu pengetahuan kepada kita sehingga kita menjadi orang yang berguna dan 'dewasa' dalam pelbagai perkara.

TERIMA KASIH WAHAI GURU!